Home Kesehatan 3 Bahaya Dampak Dari Tidur Selalu Menggunakan Kipas Angin

3 Bahaya Dampak Dari Tidur Selalu Menggunakan Kipas Angin

by admin

Di Indonesia, beberapa orang yang menduga jika tidur dengan menyalakan kipas angin beresiko mengakibatkan kematian. Ada pula yang katakan bila kipas angin membuat keringat tidak dapat keluar serta mengendap di pada tubuh.

Tetapi, apakah benar hal itu memang berlangsung? Apa beresiko bila kita tidur dengan kipas angin yang menyala? Yuk, kita bahas beberapa mitos sekitar bahaya tidur dengan kipas angin berikut ini.

Tidur dengan kipas angin yang menyala disebut berkaitan dengan permasalahan kesehatan khusus, misalnya:

1. Alergi serta asma

Tidur dengan kipas angin yang kotor memang dapat mengakibatkan kekambuhan asma serta alergi. Debu serta kotoran yang melekat di kipas angin akan berterbangan di ruang, selanjutnya terhirup oleh badan, hingga mengakibatkan timbulnya tanda-tanda asma serta alergi. Oleh karenanya, ingat-ingatlah untuk teratur bersihkan kipas angin tiap bulan.

2. Hipertermia

Hipertermia ialah keadaan dimana suhu badan tinggi sekali, yakni di atas 40°C. Pada keadaan ini, proses di pada tubuh tidak berhasil untuk mendinginkan suhu tubuh.

Waktu ada di lingkungan yang hangat atau sedikit panas, badan akan memberi respon dengan keluarkan keringat, hingga suhu tubuh masih normal. Tapi bila suhu udara benar-benar panas, proses badan itu tidak dapat mengimbanginya. Mengakibatkan, suhu badan akan naik serta berlangsung hipertermia. Bila tidak selekasnya mendapatkan pertolongan, hipertermia bisa mengakibatkan dehidrasi sampai kematian.

Ada yang katakan jika kipas angin bisa menyebabkan hipertermia. Tetapi kenyataannya, tidur dengan kipas angin menyala tidak mengakibatkan hipertermia. Menyalakan kipas angin malah jadi langkah yang termudah serta murah untuk mendinginkan badan saat cuaca benar-benar panas.

3. Hipotermia

Hipotermia ialah keadaan saat suhu badan kurang dari 35°C. Ini berlangsung sebab badan kehilangan panas secara cepat, tetapi lamban dalam menghasilkan panas. Bila tidak selekasnya diatasi, hipotermia yang biasanya dikarenakan oleh cuaca atau udara dingin ini bisa mengakibatkan ketidak berhasilan peranan organ sampai kematian.

Di Indonesia yang beriklim tropis serta hangat, efek satu orang untuk terserang hipotermia benar-benar kecil, walau kipas angin dipakai waktu tidur malam. Karena, kipas angin tidak dapat mendinginkan suhu udara di ruang dengan mencolok.

Asumsi berkaitan bahaya tidur dengan kipas angin belum dapat dibuktikan dengan ilmiah serta masih memerlukan riset selanjutnya. Namun, pemakaian kipas angin perlu dilihat, khususnya dalam soal membersihkannya. Ini buat menahan kipas angin menebarkan debu serta kotoran yang bisa membuat tanda-tanda asma serta alergi kumat.

Related Posts

Leave a Comment

Situs web ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami : Accept Read More

Privacy Policy