Trik Mengajari Anak Mau Membantu Orangtua Sejak Dini

Trik-Mengajari-Anak-Mau-Membantu-Orangtua-Sejak-Dini
Foto dari Canva

Seiring pertumbuhan dan perkembangan usia anak, si kecil akan mulai belajar membantu pekerjaan orangtua di rumah. Tentu tidak semua anak mau membantu pekerjaan harian ini, terkadang ada anak yang enggan membantu meskipun orangtua sudah mengajarinya. Bisa jadi orangtua yang langsung menyuruh si kecil membuat anak enggan melakukan pekerjaan tersebut. Perlu trik dan tips mengajari anak mau membantu orangtua di rumah sejak usia dini, ya! Bila anak mau melakukan pekerjaan harian tanpa paksaan, kenapa tidak?

4 Cara Simpel Mengajak Anak Melakukan Pekerjaan Rumah

Ada banyak manfaat yang bisa anak dapatkan saat ia membantu melakukan pekerjaan rumah, misalnya anak belajar manajemen waktu, mempelajari keahlian baru, meningkatkan bonding time dengan orangtua, dan lain-lain. Supaya Anda bisa mendapatkan manfaat bersama tersebut, maka perlu cara simpel mengajak anak untuk belajar melakukan pekerjaan rumah harian sebagai berikut :

1. Memberi perintah yang lebih spesifik

Perintah yang lebih spesifik bisa dipahami anak lebih mudah dibandingkan sekadar perintah untuk membersihkan atau merapikan kamar si kecil. Anda bisa mengubah instruksi lebih jelas agar anak mau melakukan pekerjaan tersebut, misalnya “Simpan mainan yang sudah selesai digunakan ke keranjang plastik itu, ya!”, “Ayo, masukkan pakaian yang kotor ke dalam wadah putih itu!” dan instruksi spesifik lain agar anak paham dengan perintah yang Anda berikan.

2. Menciptakan kombinasi permainan seru

Anak-anak tetap suka bermain sesuai dengan usia mereka yang masih dini, tetapi Anda bisa mengenalkan dan mengajak anak belajar membantu orangtua di rumah lewat kombinasi permainan seru. Misalnya Anda mengajak anak membereskan mainan bersama dengan durasi yang sudah ditentukan, siapa yang menang akan mendapat hadiah dan jenis permainan unik lain.

3. Membuat daftar pekerjaan anak

Anda bisa membuat daftar pekerjaan harian anak yang bisa membuat dia belajar manajemen waktu. Apalagi anak yang sudah berusia lebih dari lima tahun dan mampu membaca dengan baik, Anda bisa mengajaknya membuat daftar pekerjaan harian sederhana lebih dulu. Misalnya Anda membuat daftar pekerjaan anak untuk menyapu lantai atau membersihkan kamar sendiri, kemudian buat jadwal bermain, belajar dan istirahat yang cukup. Jangan memaksa anak untuk melakukan berbagai jenis pekerjaan yang mungkin membuat dia kelelahan, ya!

4. Memberikan hadiah atau apresiasi

Hindari membereskan ulang mainan yang kurang rapi atau pekerjaan yang baru dilakukan anak guna mencegah anak merasa tidak mendapatkan apresiasi. Anda bisa memberikan apresiasi setelah anak selesai melakukan pekerjaan tersebut. Pujian sederhana bisa membuat anak-anak merasa dihargai, apalagi Anda mau memberikan kado kecil yang membuat anak lebih bersemangat lagi.

Anda boleh memberi masukan untuk pekerjaan si kecil dengan bahasa yang halus dan baik untuk membekali anak belajar mandiri dan bertanggungjawab kedepannya. Anak yang sudah belajar membantu orangtua sejak usia dini akan menjadi pribadi yang mandiri seiring perkembangan usia mereka. Anda hanya perlu memberikan motivasi dan dukungan guna si kecil tumbuh lebih baik, ya!

Kini Anda bisa mencoba mengaplikasikan trik sederhana dalam mengajari anak membantu orangtua di rumah lewat permainan yang seru, pengajaran yang baik, tidak takut kotor, dan tips bermanfaat lain. Anak yang sudah terlatih mau melakukan pekerjaan harian akan menjadi pribadi yang mandiri dan ringan tangan nantinya. Anda hanya perlu melakukan pengawasan dan bimbingan untuk memastikan anak tetap aman selama melakukan pekerjaan rumah tersebut. Yuk, ajak anak belajar mandiri sejak dini mulai sekarang!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *